Kamis, 01 Januari 2026
Aku mau menulis aktivitasku selama tahun 2026. Aku tak
ingin kehilangan momen sekecil apapun. Aku ingin mengingat semuanya. Tahun ini
kuawali dengan “Hari yang Tenang”. Hari yang tenang adalah saat aku tidak
terlalu memikirkan apapun dan fokus mengerjakan hal yang memang perlu
dikerjakan.
Aku bangun agak siang, tak seperti biasanya sebab, tadi
malam kami sekeluarga mengadakan perayaan malam tahun baru kecil-kecilan dengan
membakar daging kambing dan jagung. Nabil senang sekali diajak nyate di
atas rumah. Dia ternyata suka daging kambing. Kami nyate dengan alat dan
bahan sangat seadanya. Panggangan yang kugunakan bahkan terbakar. Alat itu
memang kuciptakan untuk sekali pakai saja. Nabil ikut sampai selesai.
Pagi hari kuawali dengan mencoba mengunggah ijazah dan
sertifikat pendidikku ke akun emisgtk. Namun, sayangnya tak berhasil. Aku
mencoba berkali-kali dan tetap saja tidak berhasil. Ternyata sedang ada
pengalihat semester di aplikasi ini sehingga layanan unggah ijazah dan serdik
dinonaktifkan hingga tanggal 15 Januari 2026. Setelah tahu layanan ini sedang
tutup, aku diajak ke Wonosobo untuk takziah, namun, aku menolaknya. Aku lebih
memilih menghabiskan waktu di rumah bersama Nabil.
Aku membersihkan sisa-sisa kegiatan perayaan malam tahun
baru dengan Nabil. Dia sangat senang kuajak membersihkan sisa-sisa kegiatan
itu. Meskipun, yang dia lakukan sebenarnya tak banyak membantuku, tapi aku
senang bisa menghabiskan waktu dengannya. Aku tahu kesempatan ini tak akan bisa
terulang lagi. Kelak aku akan kehilangan waktu dengannya saat dia punya teman
dan lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman-temannya.
Nabil membawa mainannya ke atas. Memunguti sisa-sisa
arang dan tanah disekitar untuk dia jadikan muatan truk mainannya. Dia
membantuku mengumpulkan paku yang terlepas dari panggangan. Aku menata tempat
itu seperti semula. Setelah itu, kami menyiram lantai cor-coran di atas dengan
air sebelum menyapunya agar debu tidak bertebaran kemana-mana. Nabil senang
sekali main air. Dia menuangkan hampir semua air di jerigen yang sebenarnya
kuperuntukkan buat tanaman stroberiku. Dia main air dekat pintu padahal dia sudah
mandi.
Hari ini kusebut hari tenang karena hari ini memang
menenangkan. Aku menjahit baju dan celanaku yang robek sambil menemani istri
membuat risol. Menjahit baju yang sobek ternyata menenangkan. Asal tidak
terlalu banyak mungkin. Aktivitas ini menenangkan. Ya, memang demikian. Kami
menata lemari baju sehingga lebih mudah digunakan saat mencari baju tertentu.
Aku mengawali tahun dengan baik. Semoga dapat menjalankan sisanya dengan baik pula. Aamiin.
Komentar
Posting Komentar