Kamu menyadari betul bahwa wibawamu sebagai seorang guru kurang meyakinkan. Setidaknya dalam pemikiranmu. Penilaian ini kamu ambil atas dasar seringnya kelas yang kamu awasi ribut saat ujian. Lantas kamu mengambil inisiatif mencoba tiga pendekatan untuk mengondisikan siswa di kelas agar lebih tenang. Pertama, pendekatan yang lebih bersahabat. Kamu menyampaikan di awal pelaksanaan tes bahwa mengobrol dengan teman atau membuat keributan saat tes berlangsung adalah tindakan tidak menghargai orang lain. Meskipun siswa sudah selesai mengerjakan soal ujian, mereka tetap tidak boleh mengobrol karena bisa jadi ada siswa lain yang belum selesai mengerjakan soal sehingga pasti akan terganggu. Kamu menegur mereka yang mengobrol dengan teguran yang santai dan cenderung bersahabat. Mereka mendengarkan teguranku, menjadi kondusif selama beberapa saat, lalu kembali riuh. Ada dua anak yang waktu itu belum selesai mengerjakan soal sehingga aku merasa perlu menegur lagi siswa yang riuh di kelas den...