Entah mengapa aku ingin merekam momen ini dalam sebuah tulisan. Momen latsar CPNS klasikal di BDK Semarang ini rasanya membawaku bernostalgia menjadi seorang yang seperti anak SMA. Ada panitia yang merancang kegiatan untuk kulakukan. Aku sebagai pesertanya. Memang menegangkan saat aku melakukan kesalahan dan menunggu sanksi apa yang akan aku terima. Namun, di sisi lain, aku tak memikirkan harus berbuat apa. Mungkin ini soal tanggung jawab. Tanggung jawab menjadi peserta berbeda dengan tanggung jawab menjadi panitia. Menjadi peserta terasa lebih ringan sebab aku hanya bertanggung jawab kepada diriku sendiri. Aku tidak perlu terlalu memikirkan apa yang harus kuberikan kepada orang lain. Berbeda saat menjadi panitia, tanggung jawabku adalah kepada diriku sendiri dan kepada orang lain. Mungkin ini juga yang kurasakan sebagai seorang guru. Sebagai seorang guru, tanggung jawabku yang paling utama adalah kepada siswa. Artinya, aku harus menyiapkan yang terbaik untuk mereka. Ini mungkin y...