Keterampilan Baru Aku sudah belajar bahasa Inggris sejak SD. Tiga tahun di SMP, tiga tahun di SMA, dan satu semester saat kuliah. Namun, apakah kemampuan bahasa Inggrisku meningkat. Kukira tidak. Karena tak pernah kugunakan, bahasa Inggrisku lenyap. Namun, suatu ketika aku menemukan banyak buku menarik yang berbahasa Inggris. Buku-buku itu gratis. Sayangnya, aku tak mengerti bahasa Inggris. Dari sinilah aku mulai tertarik untuk mempelajari lagi bahasa Inggris. Ada banyak sekali buku bagus yang bisa kubaca secara gratis jika aku bisa berbahasa inggris. Aku mulai belajar bahasa Inggris dengan banyak menonton video di YouTube yang berbahasa Inggris. Aku juga menerjemahkan artikel-artikel di internet. Semua ini kulakukan perlahan-lahan tanpa ada paksaan dan tekanan. Aku tak mempelajari tata bahasa bahasa Inggris. Aku hanya memperhatikan bagaimana orang-orang menggunakannya. Aku merasakan manfaat yang lumayan besar dengan belajar bahasa Inggris. Misalnya, aku lulus TOEFL untuk syara...
Sekolah Mengajarkan Kebohongan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah target sekolah terkait pencapaian kompetensi peserta didiknya. KKM ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan dengan mempertimbangkan kompleksitas materi, daya dukung sekolah, dan kemampuan awal rata-rata peserta didik (intake). Karena merupakan target sekolah, maka KKM ditentukan pada awal tahun pembelajaran oleh masing-masing satuan pendidikan. Namun, apakah kenyataannya memang demikian? Kukira tidak. Penentuan KKM biasanya malah mendekati ujian sekolah atau bahkan saat pengolahan nilai rapor. Itu pun ditentukan semau sendiri. Aku pernah menyaksikan sendiri kepala sekolah berdebat soal KKM. Dia mau KKM di angka 70, sedangkan beberapa guru ingin di angka 60 saja. Alasan kepala sekolah kalau 60 terlalu rendah berarti sekolah ini jelek. Ya, begitulah. Akhirnya disepakati KKM 70. Penentuan KKM seperti ini jelas salah. Ini namanya semau sendiri. Dari kejadian ini aku bertanya-tanya, jangan-jangan se...