Betapa Tidak Akuratnya Laporan Hasil Belajar Siswa Pagi tadi, saya berangkat ke kantor seperti biasa. Padahal, sebenarnya ini sudah masuk liburan semester 1. Saya berangkat ke kantor untuk menyelesaikan laporan hasil belajar siswa atau rapor. Ada beberapa kendala yang menyebabkan urusan rapor ini tidak selesai tepat waktu. Mengurus rapor adalah salah satu tugas wajib seorang guru. Namun, ini adalah tugas yang tidak saya sukai. Kewajiban biasanya memang menyebalkan. Dan, mau bagaimana lagi. Saya tak menyukai tugas ini bukan karena saya malas. Kalau kalian berpikir ini karena saya malas, bagaimana mungkin saya bisa menyelesaikan tulisan sepanjang ini? Saya tak suka mengurus rapor siswa karena kadang-kadang merasa bahwa hasil dari tugas ini sia-sia belaka. Selama ini saya merasa betapa tidak akuratnya laporan hasil belajar yang disampaikan wali kelas ke wali siswa. Memang, tidak semuanya tidak akurat. Namun, lebih banyak yang tidak akurat. Bingung kan? Menurut saya, laporan ...
Hujan dan Dedaunan Daun-daun dan hujan mencipta suara rintik. Di kulitku, tetes-tetes air mulai menitik. Dingin. Menggelitik. Aku belum menemukan jawab atas pertanyaan yang terbetik. Bertahun-tahun pertanyaan itu bertahan di kepalaku. Di sana, dikepalaku. Seperti gelembung udara yang terjebak dalam air yang membeku. Pertanyaan itu mungkin tak terjawab. Semakin aku berusaha menjawabnya semakin aku terjerembab ke dalamnya. Mungkin, pertanyaan itulah jawabannya. Seperti katamu dulu, hidup yang tak dipertanyakan tidak layak dipertahankan. Kau terus bertanya, apa yang kau inginkan dari hidup. Daun-daun yang telah menguning berguguran ditiup angin, seperti itulah manusia di senja kala hidupnya yang begitu singkat, yang saking singkatnya sampai membuat manusia kadang lupa dan melupakan bahwa hidup begitu singkat. Tak selamanya. Seperti hujan yang hanya sesaat. Hujan dan daun. Sore hari dan awan yang sedikit manyala. Dan, kau yang menanyakan masakan apa yang aku inginkan. Apa yang akan...