Langsung ke konten utama

Menikmati Waktu Bersama Anak-Anak

Minggu, 17 Mei 2026

Aku mengawali hari ini dengan menulis ulasan buku 1984 karya George Orwell. Buku ini berhasil kuselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu. Aku bangun pukul 04.00 lalu menulis ulasan buku ini. Aku berencana menyelesaikan semua daftar tugas dalam HP-ku. Namun, ternyata itu tak mudah. Meski begitu, aku tak menyesal. 

Aku melewati minggu pagiku dengan bermain bersama Nabil dan tentu saja Nabila. Aku mengajak Nabil membaca buku pagi hari. Kami berhasil menyelesaikan sekitar empat buku kecil. Aku juga mengajaknya main ular tangga. 

Zayra juga kuajak bermain. Dia suka sekali melihat baju merahnya kugantung di pintu lemari dan kukibar-kibarkan. Aku menggendongnya cukup lama dan kali ini dia betah di gendonganku. Aku tidak pergi ke mana-mana sampai sore hari. Aku hanya di rumah bermain bersama Nabil dan Nabila. Ya, seharusnya memang begitu kalau aku menginginkan perkembangan terbaik buat mereka, aku harus sering-sering main dengan mereka berdua. Setelah solat dzuhur mereka dan istriku tidur. 

Aku menonton drama pendek dan membuka media sosialku, Facebook tepatnya. Niatku adalah untuk memposting hasil ulasanku ke sana. Sayangnya, Facebook tak pernah membiarkanku membukanya sebentar saja. Selalu saja ada hal-hal yang dia sodorkan padaku dan membuatku memperhatikannya. 

Kali ini, dan ini sangat sering terjadi, adalah berita tentang kondisi negeri Indonesia. Mata uang rupiah sedang hancur lebur. Prabowo malah bikin statemen yang bikin warganet geram. Setiap kali membuka medsos, pikiranku jadi dipenuhi kecemasan akan nasib bangsa ini, akan nasibku dan anak-anakku sendiri. Dan, aku tahu hal-hal yang kucemaskan itu ada jauh di luar kendaliku. Jadi, aku sangat paham bahwa aku tak punya kuasa apa-apa untuk mengubahnya. Ini hanya membuatku cemas dan mengubah perasaanku menjadi tak damai. Aku memutuskan untuk pergi memperbaiki pipa air yang macet. 

Sumber air kami ada cukup jauh di aliran sungai kecil dekat hutan. Mata airnya terletak di pinggiran sungai yang cukup jauh. Kurasa ini waktu yanh tepat untuk keluar rumah. Aku keluar rumah untuk memeriksa di bagian mana pipa pralon air kami macet sekaligus menyegarkan pikiranku. Melihat sawah, mendengar gemericil air di sungai kecil, melihat hijaunya pepohonan biasanya mampu menjernihkan pikiranku. Jadi, aku berangkat dan mencoba sebisaku. 

Meski akhirnya aku tak berhasil menemukan masalah pipa pralonnya, namun aki berhasil mengusir pikiran burukku. Ya, ini melegakan. Aku mandi dan jalan-jalan bersama istriku dan Nabil. Kami berkeliling mencari bahan-bahan jualan kakek sekaligus mencari pedagang mie ayam yang biasanya mangkal di Tambakan. Sayangnya, kami gagal menemukannya. 

Mungkin memang tidak dagang saja. Kali ini aku berhasil mempersiapkan peralatan kerjaku untuk besok. Sekalian saja kupersiapkan rencana aktivitasku besok agar aku bisa fokus mengerjakan sebanyak mungkin tugas-tugasku di sekolah sehingga aku tak punya tugas yang sampai harus kukerjakan di rumah. Baiklah, ini dia tugas-tugas yang kemungkinan besar bisa kukerjakan besok.

• Bangun pagi sekitar jam 04.00 ✓

• Mandi pagi ✓

• Solat subuh berjamaah atau sendiri ✓

• Baca buku tentang Umar bin Abdul Aziz ✓

• Persiapan kerja ✓

• Mengajar di kelas 7G, telah kupersiapkan (kecuali jika ada perwalian, maka harus kupersiapkan ulang sebelum masuk kelas) ✓

• Mengerjakan LKH sampai hari Senin dan seterusnya, ini kupilih dulu karena tidak perlu banyak berpikir, sehingga memungkinkan untuk kukerjakan ✓

• Kirim WA ke Pak Yuswadi terkait penambahan anggota keluarga agar dapat tunjangan anak ✓

• Mengoreksi tugas kelas 7G menulis surat dinas (ini sangat mungkin dikerjakan) --> TIDAK DIKUMPULKAN HARI INI ✓

• Menulis CP untuk persiapan rapor kelas IX (sudah kusiapkan fotonya) bisa pakai AI untuk meminta menuliskan ulang ✓

• Makan MBG sampai kenyang jika menu representatif ✓

• Bikin soal ulangan harian bab 3 untuk kelas 7I dan kelas-kelas lainnya

• Menyempurnakan skenario pembuatan surat dinas untuk kelas 7H

• Bikin soal latihan Akhir Semester, soal bocoran ASAT yang mirip dengan soal aslinya, hanya beda teks saja, buat di google form sekaligus

• Mengajar di kelas 7J dengan skenario ulangan harian lisan per anak maju satu-satu dengan menjawab soal yang ada di LKS beserta alasan mereka menjawabnya ✓

• Solat dzuhur berjamaah dengan siswa atau dengan yang lainnya ✓

• Kerjakan RDM ke lab komputer bila memungkinkan. Sangat bagus jika berhasil dikerjakan. ✓

• Jika tidak memungkinkan, lanjutkan pembuatan soal latihan ASAT untuk siswa 

• Atau membaca buku Why don't studen like school 

• Atau belajar bahasa Inggris bersama Chat GPT

• Atau tugas lain sesuai dengan kondisi yang dialami saat itu. 

• Tunggu absen pusaka

 pulang

Semoga berhasil. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebenarnya, Kamu itu Tidak Penting, Maka Jangan Sok Penting!

Sabtu, 04 April 2026 Aku ingin kembali menulis tentang apa saja yang kualami. Hari ini, setelah kemarin libur Wafat Isa Aal Masih, aku kembali harus menjalankan tugasku sebagai seorang ASN. Seperti biasa, aku berangkat pagi. Kali ini rasanya lebih ringan dari hari-hari lain sebelumnya. Aku bahkan berangkat lebih pagi beberapa menit dari biasanya. Aku tidak memakai kacamata saat perjalanan ke madrasah. Aku sampai di madrasah dan presensi muka serta presensi di aplikasi pusaka. Acaraku hari ini adalah mengikuti istighosah di lapangan indoor untuk mendoakan siswa kelas IX yang akan mengikuti TKA. Acara dijadwalkan pukul 08.00. Ada waktu satu jam sambil menunggu acara dimulai. Biasanya, waktu tanggung seperti ini tidak akan aku manfaatkan untuk membuka laptop dan mengerjakan beberapa pekerjaanku. Biasanya, aku akan merasa sungkan dan takut dianggap sok rajin. Namun, aku teringat satu perkataan Ryu Hasan bahwa banyak orang sebenarnya merasa dirinya penting, meski sebenarnya tidak. Perkataan...

Obsesi Pada Kebersihan

Kamu punya laptop samsung dengan penyimpanan internal cukup besar, setidaknya bagimu. Ada dua bahkan. Namun, dua penyimpanan itu tak pernah terisi sampai penuh. Dari dulu kamu seperti itu, belum sampai setengah penuh saja kamu sudah gatal ingin menghapus file-file di dalamnya. Memilih dan memilah file-file yang berpotensi tak berguna lagi, kemudian menghapusnya agar ruang penyimpanan di laptopmu selalu longgar telah menjadi kebiasaanmu. Setiap kali akan mengerjakan tugas dan harus membuka laptop, kamu sering tergoda untuk membuang file-file di sana. Akibatnya kamu butuh waktu lebih lama mempersiapkan tugas-tugas yang akan kamu kerjakan. Kamu juga melakukan hal yang sama terhadap ruang penyimpanan di HPmu. Foto-foto, video, dan filefile di sana sering sekali kamu buang. Kamu lebih sering melakukan penghapusan file di HP karena HP adalah perangkat yang lebih sering kamu bawa ke mana-mana. Waktu yang dihabiskan untuk membersihkan HPmu juga menjadi lebih banyak jika dibandingkan dengan lap...

Pengaruh Masa Kecil

Senin, 12 Januari 2026 Senin ini cukup panjang. Aku upacara bendera, mengajar di kelas 7G dan di kelas 7J. Aku pulang cepat hari ini. Tepatnya, pulang sesuai jam kerja. Aku mampir ke rumah ibuku di Rakitan untuk menabung. Di sana, aku makan bekal makan siangku. Ibu masak busil atau keladi dengan campuran daun so dengan santan kental yang pedas. Dulu aku tak suka masakan seperti ini. Tapi, entah mengapa sekarang aku suka sekali masakan-masakan yang bahan bakunya diambil ibuku dari kebun. Seperti masakan ini. Aku makan dengan lahap. Rasa lapar dan pedas masakan membuatku makan dengan nikmat. Ibuku sedang memetiki daun singkong yang muda-muda. Memisahkan daun dari tangkainya. Tangkai-tangkai itu nantinya dipotong kecil-kecil untuk pakan marmut atau kelinci sementara daunnya ia masak untuk keluarga. Aku sangat suka daun singkong yang dimasak pelas. Masak pelas ini adalah daun singkong yang dimasak dengan parutan kelapa dan ditambah kencur untuk memunculkan rasa segar. Semakin hari, aku sem...