Langsung ke konten utama

Direktori Nama Kelas 7G

  •  Ardhan Firdaus. Nama panggilannya Ardhan. Saat aku menawarkan jabatan ketua kelas ke semua siswa di kelas 7G, Ardhan dengan sedikit ragu mengajukan dirinya. Tidak ada yang mengajukan diri selain dia. Saat itulah dia kuresmikan menjadi ketua kelas 7G. Kesan awal yang aku dapat darinya, dia suka berorganisasi. Tapi, mungkin aku keliru. Dia punya bakat di bidang pantomim. Ciri fisiknya: tidak terlalu tinggi, warna kulit putih, bentuk muka original dengan rambut lurus. 
  • Qonita Ardelia. Nama panggilannya Qonita. Saya mudah mengingat wajahnya, sebab dia duduk tepat di depan meja guru. Wajahnya bulat dan senyumnya manis. Kalau tidak salah, dia salah satu siswa yang mendapat peringkat satu saat kelas 6. Cukup pendiam.
  • Nerissa Atha Arviana. Biasa dipanggil Atha. Dia duduk di sebelah Qonita Ardelia. Anaknya pendiam. Wajahnya bulat dan kalem. Absennya juga.
  • Vita Nur Ainun Nisa. Saya ingat nama panggilannya Vita karena sama dengan nama panggilan adik perempuan saya. Vita duduk di bangku baris pertama banjar kedua. Posturnya cukup tinggi untuk ukuran perempuan. Badannya lumayan gemuk. 
  • Ananda Dewi Zaskia. Nama panggilannya Nanda. Saya mudah mengingatnya karena status WhatsAppnya sering muncul di ponsel saya. Wajahnya cenderung oval orientalis. Sepertinya dia menjadi bucin seorang remaja muda yang suka main musik. 
  • Satrio Prio Pambudi. Nama panggilannya Rio. Saya mudah mengingatnya karena pada awal masuk, orang tua Ardhan sempat minta anaknya pindah kelas karena tak mau anaknya satu kelas dengan Rio. Tampang dan lagak Rio memang seperti preman. Sedikit menunjukkan sok jagoan. Tapi, menurutku masih dalam batas wajar anak remaja. 
  • Mikhayla Shifwa Tsabita. Biasa dipanggil Bita. Yang mudah diingat dari Bita adalah mukanya yang oval panjang cenderung tirus dan agak berjerawat. Perawakan tubuhnya kecil ramping. Tangannya juga sangat ramping. Sosoknya mengingatkan saya pada Muflifah, teman saya semasa SMA; kecil ramping dan sedikit pendiam. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebenarnya, Kamu itu Tidak Penting, Maka Jangan Sok Penting!

Sabtu, 04 April 2026 Aku ingin kembali menulis tentang apa saja yang kualami. Hari ini, setelah kemarin libur Wafat Isa Aal Masih, aku kembali harus menjalankan tugasku sebagai seorang ASN. Seperti biasa, aku berangkat pagi. Kali ini rasanya lebih ringan dari hari-hari lain sebelumnya. Aku bahkan berangkat lebih pagi beberapa menit dari biasanya. Aku tidak memakai kacamata saat perjalanan ke madrasah. Aku sampai di madrasah dan presensi muka serta presensi di aplikasi pusaka. Acaraku hari ini adalah mengikuti istighosah di lapangan indoor untuk mendoakan siswa kelas IX yang akan mengikuti TKA. Acara dijadwalkan pukul 08.00. Ada waktu satu jam sambil menunggu acara dimulai. Biasanya, waktu tanggung seperti ini tidak akan aku manfaatkan untuk membuka laptop dan mengerjakan beberapa pekerjaanku. Biasanya, aku akan merasa sungkan dan takut dianggap sok rajin. Namun, aku teringat satu perkataan Ryu Hasan bahwa banyak orang sebenarnya merasa dirinya penting, meski sebenarnya tidak. Perkataan...

Obsesi Pada Kebersihan

Kamu punya laptop samsung dengan penyimpanan internal cukup besar, setidaknya bagimu. Ada dua bahkan. Namun, dua penyimpanan itu tak pernah terisi sampai penuh. Dari dulu kamu seperti itu, belum sampai setengah penuh saja kamu sudah gatal ingin menghapus file-file di dalamnya. Memilih dan memilah file-file yang berpotensi tak berguna lagi, kemudian menghapusnya agar ruang penyimpanan di laptopmu selalu longgar telah menjadi kebiasaanmu. Setiap kali akan mengerjakan tugas dan harus membuka laptop, kamu sering tergoda untuk membuang file-file di sana. Akibatnya kamu butuh waktu lebih lama mempersiapkan tugas-tugas yang akan kamu kerjakan. Kamu juga melakukan hal yang sama terhadap ruang penyimpanan di HPmu. Foto-foto, video, dan filefile di sana sering sekali kamu buang. Kamu lebih sering melakukan penghapusan file di HP karena HP adalah perangkat yang lebih sering kamu bawa ke mana-mana. Waktu yang dihabiskan untuk membersihkan HPmu juga menjadi lebih banyak jika dibandingkan dengan lap...

Pengaruh Masa Kecil

Senin, 12 Januari 2026 Senin ini cukup panjang. Aku upacara bendera, mengajar di kelas 7G dan di kelas 7J. Aku pulang cepat hari ini. Tepatnya, pulang sesuai jam kerja. Aku mampir ke rumah ibuku di Rakitan untuk menabung. Di sana, aku makan bekal makan siangku. Ibu masak busil atau keladi dengan campuran daun so dengan santan kental yang pedas. Dulu aku tak suka masakan seperti ini. Tapi, entah mengapa sekarang aku suka sekali masakan-masakan yang bahan bakunya diambil ibuku dari kebun. Seperti masakan ini. Aku makan dengan lahap. Rasa lapar dan pedas masakan membuatku makan dengan nikmat. Ibuku sedang memetiki daun singkong yang muda-muda. Memisahkan daun dari tangkainya. Tangkai-tangkai itu nantinya dipotong kecil-kecil untuk pakan marmut atau kelinci sementara daunnya ia masak untuk keluarga. Aku sangat suka daun singkong yang dimasak pelas. Masak pelas ini adalah daun singkong yang dimasak dengan parutan kelapa dan ditambah kencur untuk memunculkan rasa segar. Semakin hari, aku sem...